Jabareload

Jurnal Akuntansi

Nama          : Muhammad Abdul Jabar

NPM            : 21207395

Kelas           : 3 Eb 14

Tugas          : Riset Akuntansi

Nama Jurnal Lengkap dengan Edisi

Peneliti

Topik, Judul dan Bidang Penelitian

Variabel yang digunakan

Tujuan Penelitian

Hasil Penelitian

Peluang Penelitian,

Penelitian yang mendukung dan yang tidak

Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Volume 9, No. 2 Agustus 2009

Ghazali syamni, Aiyub, Jullimursyida ganto & Azhar

Pola volume Perdagangan trader dengan data transaksi order saham di BEI Y = Trade-off,

X = Price priority,

X1 = Time priority,

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis peran informed investor dan uninformed investor dalam menempatkan order pada pola volume perdagangan. Hasil analisis ini mengindentifikasikan bahwa investor / trader informed lebih berkontribusi dalam pola volume perdagangan di semua interval waktu. Namun tidak semua investor  / trader uninformed dapat berkontribusi di setiap interval waktu.

Inkonsistensi Hasil Riset

Jurnal Akuntansi Institut Bisnis & Informatika Indonesia, Jakarta, SNA VIII Solo, 15 September 2005

Helen Sulistio

Pengaruh informasi akuntansi &

Non akuntansi terhadap Initial return :

Studi pada perusahaan yang melakukan initial public offering di BEJ.

X = Variabel dependen

Y = Variabel independen

Analisis industri merupakan tahap penting yang perlu dilakukan investor, karena

analisis tersebut dapat membantu investor untuk mengidentifikasi peluang-peluang

investasi dalam industri yang mempunyai karakteristik risiko dan return yang

menguntungkan bagi investor.

(1). Menunjukkan pengaruh tingkat leverage terhadap initial return adalah negatif signifikan

pada = 10% (p = 0,10);

(2). Menunjukkan pengaruh persentase

pemegang saham lama terhadap initial return adalah positif signifikan pada = 5% (p =

0,05)

Inkonsistensi Hasil Riset

Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 6,

No 3

Sri Mulyani

Nur Fadjrih Asyik

Andayani

Faktor – Faktor yang mendukung Earning Response Coefficient pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta

X = Perusahaan yang terdaftar di BEJ

Y = Faktor yang mempengaruhi ERC

(1). Menunjukan bahwa ERC bergantung pada tingkat presentasi laba, prediktibilitas laba, covarian saham dengan returnt pasar.

Cumulatif abnormal retrun

Ab(R)= Rit-Ri

Ket :

Ab(R)= Abnormal retrun sekuritas ke-I pada peristiwa ke t.

Rit = Retruns saham ke-I pada perode peristiwa ke t.

Ri = Retruns ekspektasi sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke t.

  • Peluang Penelitian dan Penelitian yang mendukung atau tidak

H1 : persentasi laba berpengaruh terhadap earnings response coefficient

H2 : Strktur modal berpengaruh terhadap earnings response coefficient

H3 : Risiko atau beta berpengaruh terhadap earning response coefficient.

Inkonsistensi Hasil Riset

Jurnal Akuntansi FE Universitas Negeri Semarang.

Ardiani

Analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap

Perubahan harga saham pada perusahaan perbankan

di BEJ

X = Variabel dependen

Y = Variabel independen

Y1 = Capital Adequacy Ratio (CAR)

Y2 = Return On Risked Assets (RORA)

Y3 = Net Profit Margin (NPM)

Y4 = Return On Assets (ROA)

Y5 = Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)

Y6 = Loan to Deposits Ratio (LDR)

Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh rasio- rasio keuangan

CAR, RORA, NPM, ROA, BOPO dan LDR terhadap perubahan harga

saham di Bura Efek Jakarta (BEJ).

1. Secara simultan atau bersama-sama anatra CAR, RORA, ROA, LDR,

NPM dan BOPO berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga

saham perusahaan perbankan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebesar 52.1 %.

2. Secara parsial CAR, RORA dan LDR berpengaruh secara signifikan

terhadap perubahan harga saham perusahaan perbankan di BEJ sedangkan

untuk ROA, NPM dan BOPO tidak berpengaruh secara signifikan

terhadap perubahan harga saham perusahaan perbankan di Bursa Efek

Jakarta (BEJ).

Inkonsistensi Hasil Riset

Jurnal Akuntansi, Volume 7 No 2

Michell Suharli

Studi Empiris terhadap dua faktor yang mempengaruhi retruns saham pada Industri Food dan beverages di BEJ.

X = Retruns saham pada Industri food dan beverages di BEJ.

Y = Studi Empiris terhadap dua faktor yang mempengaruhi.

Untuk menguji pengaruh hari perdagangan dan Monday Effect di BEJ.

Ri = Pt – Pt-1

Pt-1

Ket :

Ri = Retrun Saham

Pt = Harga saham pada periode t

Pt-1 = Harga saham pada periode t-1

Mempengaruhi tingkat retrun saham, karena dalam penelitian ini faktor yang diteliti adalah debt to equity ratio dan beta, sedangkan tingkat retrun saham diindikasikan dengan harga penutupan. Penelitian tersebut dilakukan oleh perusahaan manukfaktur yang listing di BEJ.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: