Jabareload

March 6, 2009

Home

Filed under: Uncategorized — jaabbarrr @ 10:41 am

AVI Beta 3 : Hemat Bandwith dengan Workstation Update

Krisis finansial global yang terjadi saat ini tak pelak akan berdampak juga ke negara kita. Mau tidak mau, kita harus pintar-pintar menyiasati kenyataan ini, salah satunya adalah melakukan penghematan dengan meminimalisir anggaran belanja dan pengeluaran. Yang tadinya kita sering menyalakan banyak lampu, mulailah dengan menguranginya. Jika sebelumnya sering naik motor hanya untuk pergi ke rumah tetangga, mulailah dengan berjalan kaki. Penghematan pun bisa kita lakukan pada penggunaan bandwidth, apalagi kita ketahui bandwidth di Indonesia masih sangat mahal.

Dalam menghadapi situasi saat ini kami mencoba memberikan terobosan baru pada AVI dan merupakan teknologi yang pertama kali diaplikasikan oleh anti virus lokal saat ini. Kini AVI bisa melakukan update melalui server lokal (workstation update) sehingga setiap komputer pada jaringan yang terhubung dengan server lokal bisa melakukan update tanpa perlu terhubung langsung dengan internet. Ini akan membuat penggunaan bandwidth dapat diminimalisir, utamanya pada sebuah jaringan yang memiliki banyak komputer klien seperti pada warnet dan perkantoran.

Konsep Kerja Workstation Update

Cara kerja workstation update cukup sederhana. Dalam sebuah jaringan harus ada 1 komputer yang berlaku sebagai server dan harus terhubung dengan internet. Ketika terdapat update terbaru, maka server inilah yang akan mengunduh dan menyimpannya. Setelah itu server akan memberikan notifikasi kepada setiap klien yang terhubung agar segera melakukan update, lalu setiap klien akan melakukan update dengan mengunduh data yang ada di server.

Perbandingan

Berapa banyakkah bandwidth yang dapat dihemat dengan menggunakan metode ini? Mari kita kalkulasikan. Misalnya di dalam sebuah kantor terdapat 30 komputer klien yang terhubung dengan internet dan masing-masing terpasang AVI. Jika setiap hari AVI melakukan update file berukuran 100KB, apabila seluruh komputer tersebut melakukan update melalui internet maka butuh (30x100KB) 3000KB. Itu baru satu hari. Jika dikalikan dengan satu bulan, maka dibutuhkan bandwidth sekitar 107MB. Bandingkan dengan menggunakan metode workstation update. Karena cuma butuh bandwidth 100KB per hari, maka dalam satu bulan hanya butuh 2,5MB. Dengan begitu kita telah menghemat bandwidth sampai 105MB per bulannya!

Implementasi

Agar dapat menggunakan fitur workstation update maka ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan:

1. Instal AVI workstation update server

AVI workstation update server—agar lebih mudah selanjutnnya kita sebut Auserv saja—adalah berupa program aplikasi yang nantinya harus dijalankan pada server lokal. Auserv dibuat menggunakan Java sehingga dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Macintosh. Dengan syarat harus sudah terpasang JRE (Java Runtime Environment). Langkah pertama sebelum menjalankan Auserv adalah memastikan apakah sistem operasi Anda sudah terpasang JRE. Buka konsol (pada Windows bisa dengan cara Start Menu>Run lalu ketik cmd) pada jendela konsol ketikkan : java -version Tekan enter, apabila muncul text kira-kira seperti berikut : java version “1.6.0_07” Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_07-b06) Java HotSpot(TM) Client VM (build 10.0-b23, mixed mode, sharing) Berarti JRE sudah terpasang, tetapi apabila tidak muncul seperti di atas berarti Anda perlu menginstal terlebih dahulu. Untuk menginstalnya secara manual Anda harus mengunduh terlebih dahulu paketan JRE yang bisa Anda dapatkan dari http://www.java.com/en/download/manual.jsp atau Anda bisa dapatkan JRE di DVD InfoKomputer bulan ini.

2. Menjalankan Auserv

Extrak file avi_workstation_update_server.zip ke tempat yang anda inginkan. Kami sarankan untuk menempatkan file hasil ekstraksi pada media penyimpanan yang masih memiliki spasi bebas besar, karena Auserv akan menyimpan setiap informasi update ke dalam media penyimpanannya. Setelah itu Anda bisa langsung menjalankannya. Apabila Anda menggunakan sistem operasi Windows, Auserv bisa langsung dijalankan dengan cara klik ganda pada file auserv.jar, atau bisa juga dengan cara menjalankan lewat konsol, dengan cara mengetikkan perintah: java -jar auserv.jar Pada sistem operasi Linux, apabila Anda menginginkan agar Auserv berjalan di belakang layar (background) tambahkanlah tanda & pada akhir perintah, contoh: java -jar auserv.jar &

3. Konfigurasi

Setelah Anda berhasil menjalankan Auserv maka akan muncul jendela baru, klik Pengaturan. Pada jendela Pengaturan isilah bagian Server dengan update.ansav.com, setelah itu cobalah untuk memeriksa koneksi dengan mengklik tombol Test Connection. Selanjutnya pada bagian Port isi nomor port yang ingin Anda gunakan, nilai defaultnya adalah 2194. Pada bagian Clear log in isi dengan maksimal baris yang akan ditulis pada jendela log, nilai defaultnya adalah 3000. Pada bagian Save log to bisa Anda lewati, namun apabila Anda mengaktifkannya maka setiap kejadian yang tertulis pada bagian log akan disimpan sebagai berkas. Pada bagian Password isi dengan kata sandi unik (defaultnya adalah admin). Password ini diperlukan hanya apabila Anda ingin mematikan proses Auserv secara remot menggunakan telnet (tentang pengoperasian Auserv secara remot mungkin akan dibahas pada lain kesempatan). Terakhir pada bagian MAX Clients, isi dengan angka berapa batas jumlah koneksi maksimal yang akan diterima pada satu waktu(defaultnya 30). Klik Simpan untuk menyimpan perubahan yang telah Anda buat. Kemudian klik tombol Aktifkan untuk memulai layanannya.

Pengaturan pada Sisi Klien

Setelah konfigurasi pada server selesai, kini giliran pada sisi klien. Jalankan AVI versi terbaru (saat ini BETA 3 atau v2.0.9), pilih tab Settings (Setelan dalam bahasa Indonesia), lalu pilih konfigurasi pada bagian Update. Kemudian pada bagian Update settings terdapat dua pilihan metode update yaitu Update directly via main server dan Update via workstation; pilih Update via workstation. Selanjutnya pada bagian Update workstation settings, isi Server address dengan nama host atau alamat IP server tempat Auserv tadi dipasang, jangan lupa isi pula bagian Port sama dengan nomor port yang telah anda konfigurasikan pada Auserv. Terakhir klik Check server untuk memastikan apakah konfigurasi yang telah kita buat sudah benar, apabila semuanya berhasil maka akan ditampilkan informasi server, mirip seperti berikut :

Server information : AVI update workstation server 0.0.1 running on : Linux 2.6.24-16-generic i686

Contoh informasi tersebut didapat dari server dengan sistem operasi Linux Ubuntu. Sampai di sini berarti semuanya telah berjalan dengan sukses.

Create a free website or blog at WordPress.com.